Pusat Pengkajian Strategi Nasional (PPSN) menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertemakan “Peningkatan kualitas SDM dan Pemberdayaan Petani Menuju Pertanian Modern Dalam Rangka Mendukung Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Nasional’ di Kantor PPSN, Kuningan, Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Ketua Dewan Pengurus PPSN, Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmo S.IP menjelaskan, pembangunan pertanian Indonesia merupakan upaya dinamis terus menerus seiring dengan kemajuan teknologi dan tuntutan perubahan atas situasi internal dan eksternal.

Upaya tersebut, kata Daryatmo, dilakukan agar pertanian tetap menjadi Center of gravity (COG) dalam pembangunan nasional yang diharapkan mampu menopang penyediaan pangan dan bahan baku yang terjangkau dan berdaya saing, berswasembada, tata kelola pangan yang semakin baik dan mandiri, dan sekaligus ditopang kehidupan dan kesejahteraan petani yang semakin tinggi.

“Untuk itu, penerapan pertanian modern atau yang saat ini dikenal sebagai “Pertanian Teknologi Tinggi” menjadi sebuah kebutuhan yang mendesak untuk segara diterapkan pada level terdepan, yakni petani,” kata Daryatmo dalam sambutannya.

Dalam hal ini, Daryatmo menjelaskan bahwa FGD ini diselenggarakan dengan maksud menghimpun gagasan segar dan original dari para narasumber dan peserta dalam pemecahan persoalan persoalan strategis terkait dengan topik FGD.

Menurutnya FGD ini juga bertujuan untuk menyusun konsepsi strategis dan rencana aksi tentang pemberdayaan petani menuju pertanian modern berbasis peningkatan kualitas SDM dalam rangka menunjang ketahanan pangan nasional.

“Selain itu, FGD ini juga bertujuan sebagai dokumen yang dapat digunakan sebgai salah satu referensi bagi para pihak yang membutuhkannya,” imbuhnya.

FGD ini menghadirkan pembicara Ekonom Senior INDEF, Prof. Dr. Ir. Bustanul Arifin. M.Sc, Dept. Agronomi dan Holtikultura IPB, Prof . Dr. Ir. Sudradjat, M.S dan Wakil Sekjen KTNA Nasional, Zulharman Djusman. S.E.